PasarModern—
Kloset jongkok yang terbuat dari keramik rentan mengalami kerak kekuningan jika tidak rutin dibersihkan. Kerak ini biasanya muncul akibat endapan mineral dan sisa kotoran. Air yang mengandung kapur atau zat besi tinggi bisa meninggalkan residu berwarna kuning kecokelatan saat mengering. Selain itu, cipratan urin yang tidak segera dibersihkan dapat teroksidasi dan mengeras menjadi noda membandel. Kamar mandi yang lembap dan kurang ventilasi juga mempercepat pertumbuhan bakteri serta jamur, sehingga membentuk lapisan kerak. Akibatnya, kloset berubah warna, berbau tidak sedap, dan terlihat kotor meskipun sudah disikat dengan cara biasa.
Berikut ini beberapa cara praktis untuk menghilangkan kerak membandel pada kloset jongkok:
Bahan Alami untuk Membersihkan Kerak Kloset
Metode alami umumnya lebih ramah lingkungan dan mudah dilakukan dengan bahan-bahan dapur. Meski mungkin membutuhkan usaha ekstra untuk kerak yang sangat tebal, bahan-bahan ini cukup efektif dalam mengatasi noda kuning ringan hingga sedang.
1. Baking Soda dan Cuka Putih
Kombinasi soda kue dan cuka adalah jurus ampuh untuk meluruhkan kerak. Caranya:
– Siram permukaan kloset (jika basah sedikit tidak apa), lalu taburkan baking soda secara merata pada area yang berkerak.
– Setelah itu, tuangkan cuka putih secukupnya perlahan-lahan di atas soda kue. Reaksi keduanya akan menghasilkan busa aktif yang membantu melarutkan noda.
– Diamkan sekitar 10–30 menit agar asam cuka bekerja optimal.
– Setelah busa mulai surut, gosok kloset menggunakan sikat toilet hingga kerak terangkat, lalu bilas dengan air bersih.
Campuran baking soda dan cuka tidak hanya mengikis kerak, tapi juga menetralisir bau tak sedap. Hasilnya, kloset kinclong lagi tanpa noda membandel.
2. Air Jeruk Nipis atau Lemon
Jeruk nipis dan lemon kaya akan asam sitrat alami yang efektif untuk melarutkan endapan mineral.
– Peras beberapa buah lemon/nipis, lalu siramkan air perasannya ke bagian keramik kloset yang menguning. Pastikan semua permukaan bernoda terolesi.
– Diamkan sekitar 15–30 menit. Asam akan bekerja melunakkan kerak sehingga lebih mudah disikat.
– Setelah didiamkan, gosok area tersebut dengan sikat toilet hingga noda memudar, lalu bilas bersih.
Metode ini juga meninggalkan aroma segar dan membantu membunuh bakteri secara alami. Ulangi jika perlu untuk noda yang agak bandel.
3. Garam dan Air Panas
Garam dapur memiliki sifat abrasif ringan yang bisa membantu mengikis noda tanpa merusak keramik.
Untuk kerak yang mulai terbentuk, coba trik ini:
– Taburkan garam secukupnya di atas area kloset yang bernoda, kemudian siram perlahan dengan air panas (tidak perlu mendidih sekali, cukup panas saja). Hati-hati saat menuang air panas, dan jangan gunakan air mendidih langsung ke keramik agar tidak retak.
– Biarkan larutan garam panas meresap beberapa menit. Garam akan membantu melunakkan kerak.
– Selanjutnya, gosok dengan sikat toilet hingga noda terangkat, lalu bilas air bersih. Kombinasi garam dan panas efektif untuk endapan mineral yang belum terlalu tebal.
Untuk hasil lebih mantap, boleh juga menambahkan sedikit cuka ke larutan garam tersebut.
4. Sabun Cuci Piring + Air Hangat
Ternyata sabun cair pencuci piring tak hanya untuk alat makan – ia bisa menjadi alternatif pembersih toilet juga. Sabun mengandung agen surfaktan yang mampu mengangkat kotoran dan lemak. Caranya:
– Campurkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam satu ember kecil air hangat, aduk hingga berbusa.
– Tuang atau cipratkan larutan sabun ini ke seluruh permukaan kloset (termasuk pijakan kaki dan lubang) yang kotor.
– Diamkan sekitar 10 menit agar formula sabun meresap. Kemudian gosok dengan sikat toilet seperti biasa. Sabun akan membantu melepaskan lapisan kotoran sehingga lebih mudah dibersihkan.
– Terakhir, bilas hingga bersih.
Penggunaan sabun cuci piring ini cocok untuk perawatan rutin mencegah kerak datang, karena efektif menghapus noda ringan sehari-hari. Plus, aroma jeruk nipis pada sabun (jika ada) memberi wangi segar.
5. Batu Apung
Untuk kerak yang sangat membandel dan tebal, batu apung bisa jadi penyelamat. Batu apung bersifat abrasif namun lebih lembut daripada sikat kawat, sehingga bisa mengikis kerak tanpa menggores keramik asalkan digunakan dengan benar. Tipsnya:
– Basahi terlebih dahulu permukaan kloset dan rendam sebentar batu apungnya. Pastikan area yang akan digosok dalam kondisi basah agar tidak timbul goresan.
– Lalu, gosok perlahan batu apung pada noda kerak yang membandel di pijakan atau dasar kloset. Gunakan tekanan ringan saja sambil digosok berulang hingga lapisan kerak terkikis.
– Setelah itu, segera bilas dan lihat hasilnya, noda kuning menebal biasanya berkurang drastis.
Metode ini sebaiknya dipakai sesekali saja khusus di kerak yang sudah tidak mempan dengan cairan, agar lapisan keramik tetap terjaga. Selalu berhati-hati dan jangan menggosok terlalu keras.
Selain bahan-bahan di atas, ada juga trik lain seperti menuangkan minuman bersoda cola ke dalam kloset. Kandungan asam karbonat dan fosfat dalam soda bisa membantu melarutkan kerak limescale. Cukup tuang satu kaleng soda ke area berkerak, diamkan minimal satu jam, lalu sikat dan bilas. Metode ini murah dan mudah, meski mungkin perlu diulang untuk hasil optimal.
Kloset jongkok yang bersih dan bebas kerak tidak hanya sedap dipandang, tapi juga penting untuk kesehatan dan kenyamanan keluarga.





