Genangan Air di Jakarta Akibat Hujan Ringan
Hujan ringan yang mengguyur kota Jakarta pada hari Kamis (22/1/2026) pagi menyebabkan sejumlah jalan mengalami genangan air. Hal ini memengaruhi kondisi lalu lintas di beberapa titik, terutama di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur.
Informasi Terkini dari TMC Polda Metro Jaya
Berdasarkan laporan dari akun resmi TMC Polda Metro Jaya, berikut adalah kondisi genangan air yang terjadi:
- 07.40
Terdapat genangan air sekitar 10 cm di Jalan Ring Road Kembangan arah Walikota Jakarta Barat. Saat ini masih bisa dilintasi. Diimbau bagi pengendara agar tetap berhati-hati.
- 07.35
Genangan air sekitar 15 cm di Jl Daan Mogot tepatnya depan Samsat Jakarta Barat. Lajur kanan masih bisa dilintasi. Diimbau bagi pengendara agar tetap berhati-hati dan mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan.
-
07.20
Genangan air sekitar 40 hingga 50 cm di Jl DI Panjaitan tepatnya depan Wika arah Kebon Nanas Jakarta Timur. Lajur kanan masih bisa dilintasi. Diimbau bagi pengendara agar tetap berhati-hati dan mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan. -
07.00
Situasi arus lalu lintas di kawasan Cengkareng Rawa Buaya Jakarta Barat arah Jalan Daan Mogot terpantau ramai lancar, meskipun cuaca saat ini hujan deras. -
06.47
Situasi arus lalu lintas di Jl Yos Sudarso arah Cilincing Raya terpantau padat imbas adanya gangguan di antrian pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priuk. Diimbau bagi pengendara yang melintas agar mencari jalur alternatif dan mengikuti arahan petugas. -
06.35
Genangan air sekitar 20 cm di Jl Ciledug Raya tepatnya depan ITC Cipulir arah Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Situasi lalu lintas terpantau padat.
Tips Aman Berkendara Saat Hujan
Untuk menghindari risiko kecelakaan saat berkendara dalam kondisi hujan lebat, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
-
Periksa Lampu Kendaraan
Pastikan semua lampu kendaraan seperti lampu depan dan belakang berfungsi baik. Lampu yang menyala membantu melihat jalan secara jelas, terutama dalam kondisi hujan. -
Perhatikan Kondisi Ban
Rutin periksa tekanan udara dan kedalaman alur ban minimal seminggu sekali. Ban dengan tekanan cukup dan alur dalam dapat mencegah aquaplaning dan slip saat hujan. -
Perawatan Kontrol Utama Kendaraan
Pastikan kemudi, pedal rem, gas, dan kopling dalam kondisi baik. Lakukan perawatan ekstra pada kendaraan di musim hujan. -
Pilih Alas Kaki dan Jas Hujan Tepat
Gunakan alas kaki yang tidak licin dan tahan air. Persiapkan juga jas hujan berbentuk baju dan celana yang aman untuk berkendara, terutama bagi pengendara motor. -
Kurangi Kecepatan Berkendara
Kurangi kecepatan berkendara untuk menghindari slip. Mengemudikan kendaraan dengan kecepatan rendah membuat alur ban lebih banyak bersentuhan langsung dengan aspal. -
Jaga Jarak Aman
Pastikan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Saat hujan, jarak pengereman yang aman membutuhkan jarak lebih jauh dibandingkan kondisi jalan kering. -
Hindari Genangan Air
Bila ada genangan air di jalan, sebaiknya Anda menghindarinya. Kedalaman genangan air tidak diketahui, sehingga bisa menyebabkan kendaraan mogok atau terjebak dalam lubang. -
Lebih Baik Berhenti jika Keadaan Memburuk
Ketika hujan terlalu lebat, sebaiknya berhenti di pinggir jalan untuk berteduh. Jarak pandang menjadi terbatas, maka membuat pengendara harus lebih berhati-hati. -
Tingkatkan Kewaspadaan dan Fokus
Selalu waspada dan jangan terlalu memaksakan diri. Bila kondisi jalan berlubang ditambah hujan deras, tingkatkan kewaspadaan dan fokus. -
Gunakan helm
Gunakan helm ketika berkendara, terutama helm berstandar SNI untuk menjaga kenyamanan dan jarak pandang. -
Saat jalanan licin, gunakanlah rem belakang
Penggunaan rem depan secara mendadak tidak dianjurkan karena berpotensi membuat ban depan kehilangan grip karena jalan yang licin. -
Tetap jaga emosi saat berkendara
Jangan pedulikan pengendara lain yang melaju kencang. Tetap berkendara secara hati-hati dan jangan mudah emosi. Disiplin dalam berkendara sangat penting.
