Marshanda Mengungkap Perasaan Sial Akibat Bipolar yang Dideritanya Selama 17 Tahun
Marshanda, aktris ternama Indonesia, baru-baru ini mengungkapkan perasaannya tentang hidupnya sebagai orang yang sial karena menderita bipolar selama 17 tahun. Curhatannya ini membuat heboh jagat maya setelah diunggah di akun Instagram pribadinya @marshanda99.
Dalam unggahan tersebut, Marshanda menunjukkan potret dirinya sedang menangis. Ia terlihat berbaring sambil memejamkan mata, dengan air mata yang jatuh dari wajahnya. Di samping foto itu, ia juga mengunggah pesan singkat kepada ibunya, Riyanti Sofyan. Dalam pesan tersebut, Marshanda berbicara tentang pengalaman hidupnya sejak didiagnosis bipolar pada usia 15 tahun.
“Because of something small that just happened (Karena sesuatu yang kecil yang baru saja terjadi), Ca tiba-tiba ngerasa sakit bipolar itu membuat Caca jadi org yg sial dan ga beruntung kaya orang yang ga ada mental illness. I feel so small,” tulis Marshanda dalam unggahannya.
Ia merasa tidak layak mendapatkan hal-hal yang bisa membuatnya bahagia. “Ca ngerasa inadequate (tidak layak). Incapable (tidak mampu). Kurang pantas dapetin hal-hal yang bisa bikin bahagia. Ca lupa caranya tahun-tahun kemarin Caca bisa jadi org yang kuat. Positive thinking. Spreading empowerment kaya gitu,” tambahnya.
Marshanda juga menyebut bahwa kondisi saat ini merupakan yang paling tidak nyaman dalam 17 tahun terakhir. “Caca baru sekali ngerasa kaya gini after 17 yrs of getting bipolar diagnosis. Caca sebelum ini selalu abaikan fakta bahwa aku tidak sehebat orang lain karena aku menderita bipolar.”
Ia mengaku bahwa selama 17 tahun terakhir, ia berada dalam fase penyangkalan. “Mungkin ca denial 17 tahun terakhir. Deep in my heart Ca ga mau trima Ca didiagnosa bipolar. Tapi ini caca lagi nangis-nangis ma. Thinking I have to live with it my whole life.”
Meskipun sedih, Marshanda berpikir bahwa menerima kenyataan ini bisa menjadi hal baik. “Meskipun sedih. Mungkin ini hal yang baik bahwa akhirnya aku memahaminya dengan lebih dalam, lebih dalam dari sebelumnya.”
Pilu Kehilangan Sosok Ayah
Sebelumnya, Marshanda juga sempat diterpa duka setelah ayahnya, Irwan Yusuf, meninggal dunia pada 29 November 2025. Dalam unggahan di akun Instagramnya, ia menyampaikan kabar duka tersebut. “Assalamualaikum Wr. Wb. Kabar duka, Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah: Bapak Irwan Yusuf, anak dari Almarhum Rustam & Almarhumah Sofie Yusuf dan ayah dari Andriani Marshanda dan adik-adiknya pada hari Sabtu, 29 November 2025 pukul 15.00 WIB.”
Marshanda juga membagikan foto-foto kebersamaan dirinya bersama ayahnya. Caption panjang yang ditulisnya menyentuh hati para pengikutnya. “Papa, jalan kita tidak indah sebagian besar waktunya. Kita harus berpisah ketika aku masih terlalu kecil untuk memahami.”
Ia merasa bersyukur atas kenangan yang disimpan di hatinya. “Tapi hari ini adalah hari ketika aku bersyukur kepada Tuhan untuk kenangan yang membeku selama bertahun-tahun di hatiku.” Ia juga menulis puisi untuk ayahnya, yang menunjukkan betapa dalam perasaannya terhadap sosok ayahnya.
“Untuk puisi-puisi yang kutulis untukmu. Untuk lagu-lagu yang kunyanyikan untukmu. Untuk semua orang, peristiwa, luka, kemenangan, sinar matahari, cahaya bintang, yang kupikir adalah tanda yang dikirimkan jiwamu tanpa kau sadari, tanda bahwa kau akan mencintaiku selamanya.”
Marshanda mengakui bahwa perjalanan bersama ayahnya tidak selalu mudah. Namun, ia merasa bahwa perjalanan itu menjadi bagian penting dari pertumbuhan dirinya. “Perjalanan kita sulit hampir sepanjang waktu. Namun itu adalah perjalanan yang tepat yang harus kau jalani.”
Ia juga menyebut bahwa jiwa sang ayah selalu menjadi bagian terdekat di hatinya. “Jiwamu selamanya menjadi jiwa yang kupegang dekat di hatiku. Dari lelaki yang paling menyayangiku ketika kau mampu.”
Akhirnya, Marshanda menyampaikan rasa terima kasih sekaligus doa untuk ayahnya. “Terima kasih, Pa. Beristirahatlah dengan tenang, Pa. Selamanya dalam doa kami: Irwan Yusuf 18 Agustus 1967 – 29 November 2025.”
