Aksi Heroik Agam Rinjani dalam Bantuan Pencarian dan Penyelamatan Korban Pesawat
Agam Rinjani, seorang aktivis alam, kembali menunjukkan aksi heroiknya dengan turun tangan dalam pencarian dan penyelamatan (SAR) korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Aksi ini menjadi sorotan karena Agam baru saja pulang dari membantu pemulihan korban banjir di Aceh.
Kembali Turun Tangan Setelah Membantu Banjir Aceh
Agam Rinjani tidak sendiri dalam aksinya kali ini. Ia membawa tiga anggota tim dan bergabung bersama Korpala serta tim dari Taman Nasional Bulusaraung. Sebelum turun ke lapangan, timnya telah melakukan briefing terkait metode pencarian yang akan digunakan serta menyiapkan perlengkapan penyelamatan.
“Ada beberapa (metode) yang tadi kita breafing, kita ikut. Kami bawa vertikal rescue lengkap,” ucap Agam kepada wartawan. Ia mengambil posisi pencarian di medan terjal dan memfokuskan upaya pada pencarian korban.
Agam juga berkoordinasi dengan Basarnas untuk terlibat dalam operasi vertikal rescue dan akan tetap melakukan pencarian hingga ada kesepakatan penghentian operasi. “Kita ambil posisi bagian di vertikal di cam kami akan menginap di atas selama kurang lebih sesuai kesepakatan nantinya untuk di jalur vertikal nya,” ujarnya.
Tantangan Medan dan Cuaca
Agam menyebut kondisi medan yang terjal ditambah cuaca yang tidak mendukung sebagai tantangan utama dalam proses pencarian dan evakuasi korban maupun bagian pesawat. “Jadi memang kondisi medan di sini selain terjal kondisi cuaca juga mempersulit melakukan evakuasi karena kabut belum lagi angin. Betul-betul harus safety jadi ketika menolong itu harus safety juga,” katanya.
Ia pun meminta doa dari masyarakat agar proses evakuasi berjalan lancar dan seluruh korban dapat segera dievakuasi. “Kami minta doa seluruh warga Indonesia untuk mempercepat evakuasi dan semoga korban bisa diturunkan dari atas,” ucap Agam.
Pesawat Jatuh di Gunung Bulusaraung
Pesawat jenis ATR 42-500 yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport dilaporkan jatuh pada Sabtu (17/1/2026) saat dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Pesawat membawa 10 orang — tujuh kru dan tiga penumpang — ketika hilang kontak dan menabrak lereng Gunung Bulusaraung. Sejauh ini sudah ada tiga korban yang sudah ditemukan.
Pengalaman Sebelumnya dalam Evakuasi
Agam Rinjani tidak asing dengan aksi evakuasi. Dalam perjalanan pendakian di Gunung Rinjani, ia pernah bertaruh nyawa saat melakukan evakuasi bule asal Israel Boaz Bar Anam yang jatuh dalam perjalanan pendakian pada Jumat 19 Agustus 2022.
Menurut Agam, pengalaman menegangkan itu paling berkesan saat dirinya melakukan evakuasi bule asal Israel itu. Terlebih, peristiwa jatuhnya bule Israel itu sempat muncul di mimpi Agam, pemandu lokal, dua hari sebelum peristiwa terjadi.
Selain itu, Agam juga pernah menemukan jenazah Ike Suseta Adelia (26), pendaki perempuan asal Palembang yang tewas tenggelam di Aik Kalak (air panas) tepi Danau Segara Anak, Gunung Rinjani. Ia membantu evakuasi jenazah tersebut.
Bantu Korban Banjir di Aceh
Agam juga pernah membantu korban banjir bandang di Aceh dan Sumatera Barat. Ia langsung menuju ke Aceh dengan membawa mobil dan membantu pemulihan sejumlah fasilitas mulai dari rumah sakit, sekolah hingga mushola yang rusak akibat banjir bandang.
Melalui unggahan Instagram, Agam Rinjani membagikan momen ketika dirinya membantu sejumlah relawan untuk membersihkan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh yang tertutupi lumpur pasca bencana. Ia juga berusaha membersihkan ambulans yang tertimbun lumpur agar bisa kembali beroperasi membantu korban banjir.
