Performa yang Mengesankan dan Peran Penting dalam Tim
Marcus Rashford, striker asal Inggris berusia 28 tahun, terus menunjukkan kualitasnya sejak bergabung dengan Barcelona melalui status pinjaman dari Manchester United musim panas lalu. Penampilannya yang impresif membuat klub asal Catalunya semakin mempertimbangkan untuk memperpanjang masa pinjamannya atau bahkan membelinya secara permanen.
Rashford langsung mencuri perhatian publik Catalunya setelah mencetak gol sundulan yang spektakuler dalam pertandingan tandang melawan Real Sociedad akhir pekan lalu. Meskipun Barcelona kalah tipis 2-1 dalam pertandingan tersebut, mereka tetap tampil dominan dengan tiga gol yang dianulir dan lima kali bola membentur tiang gawang. Performa Rashford menjadi salah satu faktor utama dalam dominasi tim ini.
Sejak awal musim, Rashford telah menjadi top scorer Barcelona di Liga Champions dengan empat gol. Ia diprediksi akan menjadi kunci permainan saat menghadapi Slavia Prague, mengingat Lamine Yamal harus absen karena skorsing. Selain itu, ia juga menjadi pilihan penting dalam rotasi lini depan Barcelona.
Kontribusi yang Signifikan
Dalam 29 pertandingan di semua kompetisi, Rashford telah mencatatkan 19 kontribusi gol, termasuk delapan gol dan 11 assist. Meski hanya bermain dalam 18 laga, performanya sangat mengesankan. Di bawah arahan Hansi Flick, Rashford biasanya ditempatkan sebagai penyerang sayap kiri, yang dinilai paling cocok baginya. Sesekali, ia juga dimainkan sebagai striker tengah, memberikan fleksibilitas dalam taktik tim.
Raphinha tetap menjadi starter utama di sayap kiri, namun kehadiran Rashford memberi opsi tambahan yang menjaga keseimbangan lini depan Barcelona. Selain kontribusinya di lapangan, sikap profesional Rashford juga patut diapresiasi. Setelah kemenangan 2-1 atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions, meski tidak dimainkan, Rashford tetap fokus pada tim dan hasil pertandingan.
Flick menyebut bahwa Rashford memiliki mentalitas yang dewasa dan profesional. “Dia adalah pemain profesional sejati. Saat tidak dipilih, fokusnya tetap pada tim dan poin penting, bukan urusan pribadi,” ujar Flick.
Kehadiran yang Menjadi Opsi Penting
Kehadiran Rashford memberi Flick opsi starter yang berkualitas sekaligus pemain rotasi yang siap bersaing secara sehat dengan winger lain seperti Raphinha dan Yamal. Meski Rashford tidak akan mengambil peran sebagai striker tengah jika bertahan, perannya tetap vital untuk rotasi dan persaingan di sayap Barcelona.
Barcelona masih membutuhkan striker tengah baru untuk menggantikan Robert Lewandowski yang akan berusia 38 tahun pada Agustus mendatang. Namun, Rashford bisa menjadi pilihan yang baik untuk memperkuat kedalaman tim.
Status Kepemilikan dan Tantangan Finansial
Status kepemilikan Rashford masih menjadi pertanyaan. Dalam kontrak pinjaman, terdapat opsi beli permanen senilai €30 juta, tetapi kondisi keuangan Barcelona saat ini membuat biaya tersebut sulit dijangkau, apalagi jika harus menyesuaikan gaji Rashford sesuai kontrak lamanya di United.
Klub kemungkinan akan memilih memperpanjang pinjaman untuk satu musim lagi sebelum mengambil keputusan untuk membelinya secara permanen. Saat ini, gaji Rashford di Barcelona masih melebihi batas yang ditetapkan La Liga. Sebelum mendaftarkan pemain baru, klub harus menurunkan beban gaji atau meningkatkan pendapatan.
Adaptasi di Luar Lapangan
Di luar lapangan, Rashford tampak nyaman dengan kehidupan barunya di Spanyol. Ia tinggal di Castelldefels, sebuah kota pesisir dekat Barcelona yang pernah menjadi rumah bagi beberapa pemain legendaris Barca, termasuk Lionel Messi. Rashford mengaku merasa diterima dan betah di sana. “Ini luar biasa. Aku merasa diterima dan seperti di rumah sendiri. Aku menikmati setiap langkah, belajar bahasa dan budaya, semuanya menyenangkan,” ujarnya dalam wawancara dengan BBC.
Rekan setim menyebutnya sebagai pemalu tapi positif, cepat beradaptasi dengan metode Flick, dan mudah berkomunikasi dengan pemain lain.
Statistik yang Solid
Secara statistik, Rashford menjalani musim yang solid. Ia lebih sering menerima bola di area menyerang, rata-rata melepaskan 4,1 tembakan per laga, dan sebagian besar tembakannya dari luar kotak penalti. Konversi golnya di La Liga memang hanya tiga gol dari 19 penampilan, tetapi di Liga Champions ia lebih efektif, mencetak empat gol, dua di antaranya dari luar kotak penalti.
Selain itu, ia juga produktif secara kreatif dengan enam assist di liga, lebih banyak daripada total empat musimnya di Premier League. Meskipun tugas menekan lawan tanpa bola bukan keahliannya, Rashford tetap menunjukkan kerja keras dan konsistensi dalam setiap laga, membuatnya menjadi aset penting bagi Barcelona musim ini.
Masa Depan yang Dinantikan
Dengan performa yang konsisten, mentalitas profesional, dan kemampuan beradaptasi, Marcus Rashford kini bukan hanya pemain pinjaman, tetapi sosok yang bisa menentukan masa depan serangan Barcelona di La Liga maupun Liga Champions. Keputusan klub soal apakah akan membeli permanen atau memperpanjang pinjaman musim depan diprediksi akan menjadi salah satu isu terbesar di bursa transfer mendatang.





