Kronologi pendaki Yazid hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar sejak Minggu, mantan karyawan Sritex

Posted on

Pendaki Muda Hilang Saat Mendaki Bukit Mongkrang

Pendaki muda bernama Yazid Ahmad Firdaus (26) dilaporkan hilang saat melakukan pendakian ke Bukit Mongkrang, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Ia bersama tiga rekannya, yaitu Cahya, Salma, dan Riyan, memulai perjalanan pada Minggu (18/1/2026) pukul 06.00 WIB. Mereka mencapai puncak sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, saat turun menuju Pos Tiga, Yazid terpisah dari rombongan. Seluruh temannya berhasil kembali ke basecamp, sementara Yazid masih belum terlihat.

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada petugas SAR. Lokasi Bukit Mongkrang berada di Tlogodringgo, Desa Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Berjarak sekitar 50 KM dari Kota Solo. Bukit ini memiliki ketinggian 2.194 Mdpl dan cocok untuk pendaki pemula karena puncaknya bisa dicapai dalam waktu sekitar 2 jam.

Yazid Ahmad Firdaus adalah warga Perum Angsana, Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Ia merupakan lulusan STT Tekstil Bandung (sekarang Politeknik STTT Bandung) dan sempat bekerja di Sritex hingga terkena pemutusan hubungan kerja (layoff). Saat ini, ia sedang menunggu panggilan interview di perusahaan tekstil di Bandung.

Kronologi Hilangnya Yazid

Menurut Koordinator Posko Opsar SAR Surakarta, Yohan Tri Anggoro, peristiwa hilangnya Yazid terjadi saat ia mendaki bersama teman-temannya pada Rabu pagi. Mereka memulai pendakian pukul 06.30 WIB dan sampai di puncak sekitar pukul 08.00 WIB. Saat turun menuju Pos Tiga, Yazid terpisah dari rombongan. Teman-temannya kembali ke basecamp, tetapi Yazid tidak terlihat.

Keluarga Yazid menginap di basecamp Mongkrang untuk menunggu kabar tentang keberadaan sang pendaki. Ayah Yazid, Sapto Mulyadi (53), bersama ketiga saudara kandung dan iparnya, sudah berada di lokasi sejak Minggu (18/1/2026) malam. Sapto mengikuti briefing terkait upaya pencarian anak ketiganya.

Sapto menceritakan bahwa anaknya sudah beberapa kali naik ke Bukit Mongkrang. Ia memperbolehkan Yazid untuk mendaki bersama teman-temannya dengan tujuan olahraga. Yazid pamit kepada orangtuanya pada Sabtu (17/1/2026) malam pukul 20.30 WIB. Mereka tiba di basecamp pada Minggu (18/1/2026) dini hari pukul 03.00 WIB.

Upaya Pencarian yang Dilakukan

Upaya pencarian terhadap Yazid Ahmad Firdaus memasuki hari ketiga. Tim SAR memperluas area pencarian dengan mengerahkan ratusan personel serta pesawat tanpa awak alias drone. Drone disiapkan sejak pukul 10.00 WIB dan diterbangkan di sekitar basecamp Mongkrang untuk memantau area yang sulit dijangkau.

Selain dukungan teknologi, ratusan relawan dari berbagai unsur juga diterjunkan untuk menyisir jalur pendakian. Koordinator Posko SAR Operasi, Yohan Tri Anggoro, menjelaskan bahwa pencarian melibatkan total 160 personel. Para relawan dibagi ke dalam lima Search and Rescue Unit (SRU) dengan wilayah tugas berbeda:

  • SRU 1 melakukan penyisiran vertical rescue dari Pos Candi 1 hingga Pos Bayangan.
  • SRU 2 menyisir jalur Pos Candi 2 hingga Pos Tapak Nogo.
  • SRU 3 melakukan penyisiran dari jalur pipa Mrutu menuju Pranten.
  • SRU 4 bergerak dari Pos Candi 2 hingga Pos Ngembel melalui jalur Sangitan.
  • SRU 5 menyisir jalur dari Pos Candi 2 menuju Pos Jumok Putri, juga via Sangitan.

Hingga hari ketiga pencarian, tim SAR masih terus berupaya mengumpulkan petunjuk dan memperluas area penyisiran untuk menemukan keberadaan korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *