4 kecelakaan kereta dalam sehari: 10 tewas, masinis dan asisten luka parah

Posted on

Fakta Singkat tentang Empat Kecelakaan Kereta Api dalam Sehari

Pada hari Rabu (21/1/2026), terjadi empat kecelakaan kereta api yang melibatkan berbagai lokasi di Indonesia. Kejadian tersebut menewaskan total 10 orang dan menyebabkan luka-luka pada masinis serta asistennya. Berikut adalah detail dari masing-masing peristiwa:

1. Terserempet KA di Kota Bekasi

Peristiwa pertama terjadi di Kota Bekasi, Rabu siang. Seorang perempuan muda berinisial VM (25) tewas setelah terserempet kereta api di pelintasan rel Jalan Berlian Raya. Korban ditemukan tergeletak di dekat rel dengan darah mengalir dari hidung.

Menurut keterangan saksi, korban sedang berada di sekitar warung kopi tidak jauh dari rel. Kemudian ia berjalan menuju lintasan dan berdiri di pinggir rel. Pada saat bersamaan, rangkaian kereta api barang melintas, sehingga korban diduga tidak sempat menghindar dan tertemper hingga terpental beberapa meter.

Polsek Rawalumbu segera menindaklanjuti laporan warga dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian. Korban dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi. Warga sekitar mengatakan bahwa korban masih utuh badannya tetapi mengeluarkan darah dari hidung.

2. Loncat ke Rel di Stasiun Gondangdia

Di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, seorang perempuan tewas tertabrak Kereta Api (KA) jarak jauh Gajayana jurusan Malang-Gambir. Peristiwa terjadi sekira pukul 17.50 WIB ketika perempuan tersebut melompat ke rel saat kereta sedang melintas.

Petugas Stasiun Gondangdia langsung melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan pertama di Pos Kesehatan Stasiun. Namun, nyawa perempuan tersebut tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

3. Kecelakaan Kereta dan Mobil

Kecelakaan ketiga terjadi di Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Kereta api bertabrakan dengan mobil Toyota Avanza. Akibatnya, delapan orang penumpang mobil tewas, termasuk dua balita dan enam orang dewasa.

Kejadian terjadi pukul 18.47 WIB saat mobil melintasi rel kereta api. Pada waktu yang sama, satu rangkaian kereta api melintas, menyebabkan tabrakan. Mobil Avanza sempat terseret sejauh 300 meter dari lokasi awal kejadian.

4. KA Menoreh Tabrak Truk

Insiden keempat terjadi di Cirebon. Kereta Api (KA) Menoreh menabrak truk tangki air di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang. Kecelakaan terjadi dini hari saat truk bermuatan air penuh tiba-tiba berhenti di tengah rel.

KA Menoreh melintas dengan kecepatan tinggi dan membentur truk, menyebabkan kerusakan parah pada lokomotif. Truk terbelah dan terseret hingga sejauh 500 meter. Tiga orang mengalami luka-luka, yaitu sopir truk, masinis KA Menoreh, serta asisten masinis.

Para korban segera dilarikan ke RSUD Waled untuk mendapatkan perawatan medis. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi untuk memastikan kronologi kejadian.